Cara Menimbang Sarang Walet Dan Penyusutannya

pembeli sarang walet bersih

Kebons.com – Pada ulasan kali ini, materi yang kita bahas adalah cara menimbang sarang walet dan cara menghitung penyusutan sarang walet.

Sistem timbang dilakukan agar kita tahu, berapa persen sarang walet yang susut setelah di cuci dan dikeringkan.

Sebagaimana kita ketahui, sarang walet kotor itu berisikan kotoran yang memiliki berat sendiri diluar sarang walet yang dihasilkan.

Cara menimbang sarang walet tahap awal

Setelah sarang walet kotor dibersihkan, lalu menghasilkan sarang bersih, maka kotoran sarang walet yang terbuang tidak akan bernilai apa apa, artinya harus kita hitung benar benar kadar sarang walet yang bisa dijual berapa bobotnya.

Siapkan timbangan digital

Untuk mengetahui bobot sarang walet kotor dan bersih, kita menggunakan timbangan digital yang akurat dan detail, hingga dua angka didepan koma.

timbangan digital sarang walet

Hal ini akan meminimalisir kesalahan angka timbangan yang dihasilkan.

Kapan sarang ditimbang

Menimbang sarang walet dilakukan di awal sekali, sebelum sarang walet di proses sama sekali. Dan juga, sarang walet yang ditimbang harus dalam kondisi kering sempurna tanpa ada kadar air sedikitpun.

Penimbangan pertama di lakukan sebelum sarang walet di semprot dengan kompresor. Pastikan kondisi sarang benar benar kering.

Setelah ditimbang, catat berat sarang kotor yang belum di proses tersebut.

Cara menimbang tahap akhir

Lalu, penimbangan kedua dilakukan saat sarang walet sudah dibesihkan, dan belum dicetak. Lebih tepatnya setelah proses cabut bulu selesai, dan setelah sarang dikeringkan.

Timbang sarang bersih yang telah dikeringkan selama kurang lebih 12 jam. Pastikan kondisi sarang kering total, tanpa ada kadar air didalamnya.

Setelah ditimbang, catat berat sarang bersih dan hitung penyusutan sarang walet bersih.

Rumus penimbangan sarang walet

Rumus menghitung penyusutan sarang walet adalah:

Berat kotor – berat bersih = berat susut

(Berat susut : berat kotor) x 100 = persentase penyusutan

Contoh, Berat Kotor adalah 2 kg (atau 2000 gram), setelah bersih beratnya menjadi 1.600 gram atau 1 kilo 6 ons, maka menghitungnya:

2000 – 1600 = 400
(400 : 2000) x 100
= 0.2 x 100
= 20%

Maka penyusutan yang terjadi pada proses cuci kali ini adalah dua puluh persen.

Toleransi penyusutan sarang walet

Penyusutan yang terjadi pada sarang walet bersih tidak boleh terlalu tinggi. semakin tinggi penyusutan, maka semakin rugi pencuci sarang, sebaliknya semakin rendah penyusutan, semakin untung pencuci sarang.

timbangan sarang walet

Penyusutan pada sarang walet bersih paling tinggi adalah 25%. Jika bisa lebih rendah lagi, maka akan lebih baik. Jangan sampai penyusutan diatas 25%, karena akan mengurangi pendapatan dalam jumlah yang cukup besar.

Demikian materi tentang panimbangan sarang walet dan penyusutannya, semoga bermanfaat.

Pelajari selengkapnya di Sekolah Cuci Sarang Walet Online.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *